Friday, November 30, 2018

LAPORAN PRAKERIN TUNE UP MESIN BENSIN SMK NUSANTARA 1 COMAL


LAPORAN
PRAKTIK KERJA INDUSTRI
(PRAKERIN)
KINERJA
TUNE UP MESIN (MOTOR BENSIN)



DISUSUN OLEH
NAMA                                     : DIMAS TRIO SAPUTRO
KELAS                                    : XI TKR U2
NIS                                           : 61. 10963
PAKET KEAHLIAN             : TEKNIK KENDARAAN RINGAN


SMK NUSANTARA 1 COMAL
KELOMPOK TEKNOLOGI DAN INDUSTRI
TAHUN PELAJARAN 2017/2018




HALAMAN PENGESAHAN


Laporan prakerin ini telah distujui dan disahkan oleh pembimbing laporan
SMK Nusantara 1 Comal


  HARI          :

 TANGGAL   :







Comal..............................2018
           Pembimbing laporan


                    Feri Kurniawan,S.Pd

Mengetahui
Ketua pokja prakerin SMK Nusantara 1 Comal


Ahmad syukur,S.Kom
HALAMAN PENGESAHAN PENGUJI


Laporan prakerin ini telah diuji pada hari............tanggal............oleh Penguji laporan SMK Nusantara 1 Comal dengan hasil............







Comal, .............................2018
Penguji laporan


..................................................













KATA PENGANTAR

Alhamdulillah Rabbil’Alamin, segala puji dan syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan karunia Nya kepada kami, sehingga kami dapat menyelesaikan Laporan Praktik Kerja Industri (Prakerin) ini dengan baik.SMK Nusantara 1 Comal merupakan sebuah Sekolah Menengah Kejuruan yang menerapkan Program Praktik Kerja Industri (Prakerin), sebagai sebuah wujud pelaksanaan Pendidikan Sistem Ganda, sesuai dengan Kurikulum Sekolah Menegah Kejuruan (SMK) yang telah ditetapkan oleh Departemen Pendidikan Nasional.Dengan diselenggarakannya Prakerin di Dunia Usaha/Dunia Industri, diharapakan mampu meningkatkan keahlian dan profesionalisme siswa sesuai dengan tuntunan dan kebutuhan Dunia Usaha/Dunia Industri. Selain itu, siswa juga di harapkan akan memiliki etos kerja yang tinggi, yang meliputi kemampuan, kedisiplinan, motivasi, inisiatif, dan kreatifitas dalam bekerja, sehingga akan menghasilkan produk yang berkualitasDalam Penyusunan Laporan Prakerin ini banyak pihak yang telah memberikan dukungan dan bantuan kepada penulis, Oleh karena itu, kami mengucapkan banyak terimakasih kepada:
  1. Bapak Sigit,S.Pd, selaku Kepala SMK Nusantara 1 Comal
  2. Bapak Rujito,S.Pd  selaku Kepala Program Keahlian Teknik Kendaraan RinganSMK Nusantara 1 Comal
  3. Bapak Feri Kurniawan,S.Pd  selaku pembimbing Laporan Prakerin SMK Nusantara 1 Comal
  4. Bapak sugeng selaku pembimbing industri
  5. Rekan – rekan tingkat XI TKR U2 SMK Nusantara 1 Comal
  6. Semua pihak yang secara langsung maupun tidak langsung telah membantu penulis dalam pembuatan dan penyusunan Laporan Prakerin.Kami menyadari bahwa pembuatan dan penyusunan Laporan Prakerin ini masih terdapat kekurangan – kekurangan dan belum sempurna, oleh karena itu segala kritik dan saran kami harapkan demi kesempurnaan Laporan Prakerin ini.
Akhir kata, besar harapan kami agar Laporan Prakerin ini dapat memberikan manfaat kepada kami serta bagi para pembaca sekalian.

Comal,............................ 2018



Penulis
















DAFTAR ISI

HALAMAN PENGESAHAN PENGUJI ………………………………........2
HALAMAN PENGESAHAN .…………………………………………...…..3
KATA PENGANTAR ……………………………………………………......4
DAFTAR ISI ……………………………………………………………….....5
BAB I PENDAHULUAN………………………………….………………6
1.1.       LANDASAN TEORI ……………………………………………...6
1.2.       TUJUAN  ………………………………………………………….6
1.3.       FUNGSI PRODUK/JASA ………………………………………...…7
BAB II LANDASAN TEORI …………………………………………...……8
BAB III PROSES…… ……………………………………………………....10
3.1.       SEJARAH INDUSTRI ……………………………………………...10
3.2.       DAFTAR FASILITAS INDUSTRI ………………………………...10
3.3.       PROSES KERJA ………………………………………………...….13
a.       JENIS PEKERJAAN ……………………………………......13
b.      GAMBAR KERJA...…………………………………….......13
c.       PERALATAN YANG DIGUNAKAN …………………......14
d.      BAHAN …………………………………………………......14
e.       LANGKAH KERJA…… …………………………………..14
f.       HASIL KERJA ……………………………………..………19
g.      KESELAMATAN KERJA ………………………..………..19
BAB IV PENUTUP …………………………………………..…………….20
14.1.   KESIMPULAN ……………………………………..……………....20
14.2.   SARAN …………………………………………..…………………21
         14.3. DAFTAR PUSTAKA ……………………………….……………... 22








BAB I
PENDAHULUAN
1.1 LANDASAN TEORI

Siswa belajar dan memahami cara membongkar,mengidentifikasi,dan memasang kembali secara langsung di bengkel di dampingi pembimbing bengkel. Semua jenis kendaraan baik roda dua atau empat dilengkapi dengan sistem salah satunya sistem pengapian Fungsi dari sistem pengapian pada kendaraan adalah menyediakan percikan bunga api listrik pada busi untuk membakar campuran udara dan bahan bakar di dalam ruang bakar pada akhir langkah kompresi Sehingga piston dapat bergerak ke bawah untuk menghasilkan tenaga putaran Pada sebuah mesin. khusus pada kendaraan 4 (empat) silinder Putaran mesin akan di teruskan ke gardan yang sebelumnya telah melewati Plat kopling,Transmisi dan poros propeler untuk menggerakan kendaraan

1.2 TUJUAN
1.         Sebagai persyaratan untuk mengikuti Ujian laporan prakerin
2.         Sebagai bukti tertulis atas kegiatan prakerin yang telah  dilaksanakan oleh penulis di dunia usaha/dunia industri
3.         Sebagai penerapan disiplin ilmu dan kompetensi keahlian yang telah diperoleh penulis pada program keahlian teknik kendaraan ringan SMK Nusantara 1 Comal
4.         Memberikan gambaran tentang tune up pada mobil
5.         Memberikan langkah kerja tentang cara mentune up mobil
6.         Memberikan bagaimana cara mengganti oli mesin
7.         Mengidentifikasi apakah oli yang di gunakan masih layak atau perlu di ganti.

1.3 Fungsi produk/jasa
1.         Memperbaiki jasa service mobil kepada pelanggan
2.         Perawatan dan perbaikan kerusakan-kerusakan yang menjadi kendala
3.         Menerima konsultasi tentang kerusakan yang menjadi kendala pada mobil pelanggan
4.         Memberitaukan kerusakan apa saja yang ada pada mobil sehingga pemilik mobil dapan mengetahui kerusakan mobilnya
5.         Memperbaiki komponen mobil yang rusak agar tidak terjadi Kerusakan yang lebih parah






BAB II
LANDASAN TEORI
1.      Tune-up mesin ( motor bensin )
a.Memeriksa sistem pendinginan.
b.Memeriksan dan membersihkan saringan udara.
c.Memeriksa baterai.
d.Memeriksa oli mesin.
e.Memeriksa system pengapian.
URAIAN KEGIATAN
Berikut ini penulis akan menguraikan mengenai permasalahan pada kendaraan khususnya mobil,pendiagnosaaan dan analisisnya serta cara penanggulanganya.Uraian berikut berdasarkan kegiatan yang penulis lakukan pada waktu prakerin dan dari berbagai sumber lain yang relevan.

TUNE UP            

Langkah-langkah tune up :
a.    Memeriksa Kuantitas Air Pendingin Pada Reservoir Tank.
Periksa apakah air pendingin berada pada batas full atau low. Kalau kurang maka harus diisi.
b.    Memeriksa  Kualitas Air Pendingin.
Periksa apakah air pendingin itu kotor, mengandung serbuk besi, atau berlumpur. Jika demikian maka air pendingin harus diganti.
Catatan : Jangan memeriksa diwaktu panas, karena air dapat muncrat.

c.     Memeriksa Tali Kipas Secara Visual.
Kemungkinan tali kipas sudah aus dan retak atau pecah-pecah. Jika demikian maka tali kipas harus diganti.

d.    Memebersihkan Saringan Udara
5Bersihkan saringan  udara dengan menghembuskan udara bertekanan dari dalam ke luar. Jika elemen sudah terlalu kotor atau koyak, maka sebaiknya ganti.

e.    Memeriksa Baterai Secara Visual
Kemungkinan penyangga baterai berkarat, terminal sudah longgar dan berkarat, serta baterai rusak atau bocor. Jika demikian maka harus diganti.

f.      Memeriksa Tinggi Oli
Tinggi oli harus berada pada antara tanda L dan F. Jika lebih rendah, periksa kemungkinan ada kebocoran lalu tambah oli hingga tanda F. Gunakan oli API service SE.

g.     Memeriksa Kualitas Oli
Periksa oli kemungkinan sudah kotor, kemasukan air atau berubah warna. Jika demikian maka sebaiknya oli diganti.
              
h.   Mengganti Saringan Oli (Filter)
Untuk membuka saringan oli menggunakan SST (09228-22020). Sedangkan untuk memasang,  cukup dikencangkan  dengan tangan. Setelah  mesin dihidupkan, periksa kemungkinan terdapat kebocoran dan periksa kembali tinggi oli.

i.     Memeriksa Busi Secara Visual
Kemungkinan busi sudah retak, atau ulirnya sudah  rusak. Selain itu juga bisa terjadi keausan elektroda, atau elektroda yang terbakar.

j.     Menyetel Celah Busi
Periksa setiap celah busi menggunakan alat pengukur celah busi. Jika perlu stellah dengan membengkokkan bagian yang menonjol dari elektroda.

k.   Memeriksa Tahanan Kabel Tegangan Tinggi
Ukurlah tahanan kabel dengan menggunakan ohm meter, atau bisa juga dengan menggunakan avo meter. Tahanan  kabel harus kurang dari 25 kΩ perkabel.

l.      Memeriksa dan menyetel celah platina atau celah udara
Ukurlah celah platin dengan menggunakan feeler gauge pada bagian rubbing block. Jika tidak sesuai spek, maka platina perlu distell.
Celah platina : 0,45 mm. Jika platina sudah terbakar atau berlubang-lubang, maka platina harus diganti.
                
m.  Menyetel saat pengapian
Dengan menggunakan timing light, cocokkan  tanda-tanda waktu pengapian dengan memutar body distributor.
Saat pengapian : Seri 2K, 3K, 4K : 8oSeb.TMA.
 










BAB III
PROSES
3.1 SEJARAH INDUSTRI
Bengkel SINAR 68 MOTOR merupakan bengkel yang terletak di JL RAYA PULO GEBANG RT-11 RW-04 CAKUNG JAKARTA TIMUR. Bengkel ini berdiri sekitar tahun 2008. Bengkel SINAR 68 MOTOR merupakan suatu bidang usaha dalam bidang perbengkelan yang menerima perawatan dan perbaikan kendaraan sejenis mobil. Bengkel ini dipimpin oleh Bapak SUNARYO,dengan karyawan Berjumlah 11 orang.
3.2 DAFTAR FASILITAS INDUSTRI
a). LUAS BENGKEL
±PANJANG 20 M
±LEBAR 15 M
±LUAS 20×15 M²
b). DAFTAR MESIN YANG ADA DI BENGKEL
NO
Nama mesin
Sepesifikasi
Jumlah
1
Kikir
Standar
5
2
Gerinda
Standar
2
3
Las listrik
Standar
1
4
Bor
Standar
2
C). DAFTAR ALAT YANG ADA DIBENGKEL
NO
Nama peralatan
Spesifikasi
Jumlah
1
Kunci ring
Standar
10 set
2
Kunci pas
Standar
11 set
3
Kunci nipel
Standar
5 unit
4
Kunci busi
Standar
6 unit
5
Kunci shock
Standar
11 set
6
Kunci L
Standar
6 set
7
Kunci Roda
Standar
6 unit
8
Kunci pipa
Standar
4 unit
9
Kunci inggris
Standar
8 unit
10
Kunci kombinasi
8,10,12,14
10 unit
11
Kunci T
8,10,12,14
16 unit
12
Tang
Standar
10 unit
13
Tang betet
Standar
11 unit
14
Dongkrak buaya
Srandar
3 unit
15
Dongkrak botol
Standar
2 unit
16
Jangka sorong
0,5
1 unit
17
Ragum
Standar
2 unit
18
Gergaji besi
Standar
3 unit
19
Palu besi
Standar
4 unit
20
Teslem
Standar
2 unit
21
Tang potong
Standar
10 unit
22
Obeng (+)
Standar
12 unit
23
Obeng (-)
Standar
14 unit
24
Tang snapring
Standar
3  unit

3.3 PROSES KERJA
3.3.1 JENIS PEKERJAAN
Dibagian ini kita akan membahas tentang tune up mesin TuneUp adalah salah satu kompetensi yang harus dikuasai oleh bengkel, baik itutuneup mesin konvensionaLmaupun tuneupmesin ElectronicFeulinjection. Sebetulnya untuk urutan langkah tuneup mesin konvensional ataupun engine tuneup Electronic Feulinjection adalah terserah dari si pelaku tuneup, yang penting semua item yang harus diperiksa dilakukan pemeriksaan, tetapi kita juga harus memperhatikan dari efisiensi waktu.
3.3.2 GAMBAR KERJA
Description: Related image
3.3.3 PERALATAN YANG DIGUNAKAN
1. Tool Cady, sebagai tempat penyimpanan dan wadah alat kerja
2. Kompresor, sebagai penyuplai utama udara bertekanan tinggi
3. Kain Lap, untuk membersihkan alat kerja yang kotor
4. Stall Service, sebagai tempat service mobil                                          
5. Airgun, untuk membersihkan komponen yang kotor dan lainnya
6. Bak Oli, sebagai wadah saat menguras oli
7. Dongkrak, untuk mengangkat mobil
8. Selang udara, sebagai penghubung kompresor dengan alat kerja tenaga udara
9. Jackstand, sebagai penyangga body kendaraan
10.  Engine Analizer.
11. Kunci-kunci, untuk mentune up
3.3.4 BAHAN
1.Bak untuk wadah
2. Penampan
3.3.5 LANGKAH KERJA
1.      Air Cleaner atau air box
              Bersihkan Air Cleaner menggunakan kompresor (angin) agar Air Cleaner tetap dalam keadaan bersih, sehingga udara yang masuk kedalam ruang pembakaran bersama bahan bakar tetap bersih.

Description: Image result for gambar membersihkan air cliner pd mobil

2.      Koil dan Kabel Tegangan
            Biasanya didalam mesin Electronic Fuel Injection koil dan kabel tegangan sudah dirangkai menjadi satu komponen. Jadi pemeriksaan koil dan kabel tegangan di cek secara bersamaan menggunakan multimeter, hal ini dilakukan agar mengetahui koil masih efisien atau tidak. Cara pemeriksaannya, hubungan multi meter dengan koil dan kabel tegangannya, ketika multimeter di hubungkan pada koil dan kabel tegangan maka jarum pada multimeter akan menunjukan angka 50, 50 tersebut menyatakan 50 ampere. Hal tersebut menujukan bahwa koildan kabel tegangan masih efisien, namun jika jarum pada multimeter menunjukan kurang atau lebih dari 50, maka koil dan kabel tegangan menujukan tidak efisien.

Description: Image result for gambar mengecek cuil dan kabel tegangan pd mobil

3.       Busi
Biasanya pada busi tidak hanya di bersihkan tetapi juga bisa di ganti dengan yang baru tergantung kepada keadaan busi masih bagus atau tidak. Namun biasanya penggantain busi sering dilakukan pada Kilo Meter 20.000.  jadi jika keaadaan busi masih bagus bersihkan busi menggunakan hamplas atau sikat kawat. Dan stel celah busi menggunakan feeler gauge untuk mendapatkan keakuratan. Cara menunjukan busi bagus atau tidak, hal tersebut dapat diliat dengan kasat mata jika, yaitu jika elektroda masanya sudah menipis.
Description: Image result for gambar mngecek busi pd mobil
4.      Trottole Body dan Idle Speed Control
Bersihkan trottole body dan Idle Speed Control menggunakan Carburrator Cleaner dan bersihkan pembersih yang menempel pada Trottole body dan Idle Speed Control menggunakan lap yang bersih. Hal ini bertujuan agar ktika bahan bakar dan udara menyatu tidak ada debu yang terbawa kedalam ruang pembakaran. Dan agar tidak melenceng dalam mengatur Revolutions Per Minute karena Idle speed control berfungsi untuk mengatur Revolutions Per Minute.

Description: Image result for gambar membersihkan menggnakan cliner mobil

5.      Feul Filter (saringan bahan bakar)
Bersihkan Feul Filter dengan menyemprot lubang masuk atau keluar bahan bakar dari Feul Filter menggunakan kompresor (angin). Hal ini dilakukan agar Feul Filter berfungsi dengan baik, sehingga tidak ada penyumbatan dalam Feul Filter atau pun terbawa nya debu keruang pembakran.
Description: Image result for gambar memersihkan fuil filter pd mobil
6.      Oli (pelumas)
Ganti oli yang sudah lama dengan yang baru agar tidak terjadi ke ausan pada mesin, sehingga langkah kompresi tetap stabil. Agar mesin tetap nyaman dan tidak cepat aus maka penggantian oli ini harus dilkukan secara berkala. Sehingga kesetabilan dan suhu pada ruang pembakaran tetap terjaga.
Description: Related image
7.      Uji Emisi
Terakhir lakukan Uji Emisi, untuk melakukan Uji Emisi gunkan alat Egine Analizer Hal ini dilakukan auntuk mengetahui proses pembakaran pada mesin, apakah sudah efisien atau tidak, carbon monoksida ideal berkisar di bawah 1 persen. Jika alat tersebut menunjukan dibawah 1 persen maka Carbon monoksida pada proses pembakaran masih efisien, namun jika alat tersebut menujukan hasil di atas 1 persen maka proses  pembakaran tersebut sudah tidak efisien, biasanya harus dilakukan service pada sistem bahan bakar.
Description: Image result for gambar menguji emisi pd mobil
8.      Langkah Akhir
Setelah selesai melaksanakan tune up, agar tercipta kesejahteraan, keselamatan, dan keamanan kerja baik untuk mekanik ataupun peralatan. Maka langkah terakhir yaitu bereskan (rapihkan) dan simpan kembali alat-alat yang sudah di gunakan ketempat penyimpanan alat.
3.3.6  HASIL KERJA
Setelah melakukan pengecekan dari tune up tersebut, ternyata stik cuil pada mobil tersebut perlu di ganti karna stik cuil bocor atau tidak layak pakai kembali. Kemudian busi,filter udara,filter oli, juga perlu diganti.
3.3.7  .KESELAMATAN KERJA
a.      Memakai pakaian kerja (wear pack )
b.     Berdoa sebelum dan sesudah praktik
c.      Gunakan alat sesuai fungsinya
d.     Tidak bercanda saat praktik
e.      Bila bingung laporkan ke pembimbing atau karyawan
f.      Mengembalikan alat pada tempatnya
g.      Hati hati saat memasang kabel tegangan tinggi


















BAB IV
PENUTUP
4.1 KESIMPULAN
   Dengan adanya kegiatan prakerin,hubungan yang saling mengutungkan antara Dunia Usaha/Dunia Industri dan sekolah dapat terjamin.Dunia Usaha sedikit terbantu dengan adanya siswa SMK yang melaksanakan prakerin,sedangkan pihak sekolah khususnya para siswa dapat memperoleh ketrampilan tambahan yang tidak didapatkanya di sekolah.Dengan adanya hal tersebut di atas,maka program link and match dapat berjalan sebagaimana mestinya. Dalam hal ini Dunia Usaha/Dunia Industri turut berperan serta dalam mencetak tenaga tingkat menengah yang pada akhirnya dapat menekanangka pengangguran sekecil mungkin.
 Dalam melaksanakan suatu hal pasti timbul kendala, begitu juga dengan penulis dalam melksanakan Prakerin. Kendala yang timbul antara lain:
1.    Ketidak percayaan pemilik kendaraan bila ditangani oleh siswa Prakerin.
2.  Adanya perbedaan antara teori di sekolah dengan pelaksanaan praktik di      industri.

4.2 SARAN
      Penulis berharap agar program praktik kerja industri (Prakerin) yang telah berjalan selama ini dapat dipertahankan.untuk itu partisipasi dari berbagai pihak seperti pihak sekolah, Dunia Usaha/Dunia Industri, dan para siswa itu sendiri harus dapat dipertahankan demi kelancaran prakerin itu sendiri.saran penulis untuk program prakerin yang selanjutnya adalah agar sekolah (dalam hal ini pembimbing) lebih intensif dan aktif dalam melakukan pengawasan terhadap siswa yang melaksanakan Prakerin, agar tingkat ketidakhadiran siswa di tempat Prakerin dapat diminimalisir.
          Menurut penulis, seharusnya pemadatan materi untuk siswa yang akan melaksanakan Prakerin dilakukan sebelum siswa melaksanakan prakerin,agar pada saat prakerin siswa dapat tetap belajar dengan baik dan tidak tertinggal materi pelajaran.dan setelah prakerin usai,untuk aiawa dapat diadakan evaluasi dari materi pelajaran yang telah diberikan sebelum siswa melaksanakan Prakerin.
Terima kasih.
















4.3 DAFTAR PUSTAKA                     
            
           Dimas Trio Saputro,  2018. Laporan Pelaksanaan Praktik  Kerja Industri di bengkel SINAR 68 Motor .jl. Raya pulo gebang RT 11 RW 4, Cakung Jakarta Timur: SMK NUSANTARA 1 COMAL





















                                    LEMBAR KONSULING
            NAMA SISWA           : DIMAS TRIO SAPUTRO
            KELAS                        : XI TKR U2
            NIS                               : 16. 10963
            PAKET KEAHLIAN : TEKNIK KENDARAAN RINGAN
NO
     HARI/TANGGAL
         URAIAN
TANDATANGAN PEMBIMBING

























Comal ..................2018
Pembimbing Laporan


Feri Kurniawan,S.Pd



No comments:

Post a Comment