Friday, November 30, 2018

LAPORAN PRAKERIN STARTER KONVENSIONAL SMK NUSANTARA 1 COMAL


LAPORAN
PRAKTIK KERJA INDUSTRI
( PRAKERIN )

KINERJA:
MEMPERBAIKI SISTEM STARTER TIPE KONVENSIONAL PADA MOBIL KIJANG SUPER
PT.PERKEBUNAN NUSANTARA IX

 







DISUSUN OLEH      :
NAMA                                    :  ADI PRASTIO
KELAS                                   : XI. TKRU2
NIS                                         :
PROGRAM KEAHLIAN     : TKR (Teknik Kendaraan Ringan)


SMK NUSANTARA 1 COMAL
KELOMPOK TEKNOLOGI DAN INDUSTRI
TAHUN PELAJARAN 2017/2018

HALAMAN PENGESAHAN


Laporan Prakerin ini telah disetujui dan disahkan oleh pembimbing laporan
SMK Nusantara 1 Comal pada :

Hari                            :       _____________________

Tanggal                      :       _____________________


Comal,.…………….2018
Pembimbing Laporan

Feri Kurniawan, S. Pd

Mengetahui,
Ketua Pokja Prakerin SMK Nusantara  1 Comal



Ahmad Syukur, S.Kom
HALAMAN PENGESAHAN PENGUJI


Laporan prakerin ini telah diuji pada hari ………….. tanggal ……….. oleh penguji laporan SMK Nusantara 1 Comal dengan hasil ………………




Comal, ……………………2018
Penguji laporan



………………………...











KATA PENGANTAR

            Alhamdulillahi Rabbil ‘Alamin, segala puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Allah Subhanahu wa Ta’ala, yang telah melimpahkan rahmat dan karunia-Nya kepada penulis, sehingga penulis dapat menyelesaikan Laporan Praktik Kerja Industri (Prakerin) ini dengan baik.
            SMK Nusantara 1 Comal merupakan sebuah Sekolah Menengah Kejuruan yang menerapkan program Praktik Kerja Industri (Prakerin), sebagai sebuah wujud pelaksanaan Pendidikan Sistem Ganda, sesuai dengan Kurikulum Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang telah ditetapkan oleh Departemen Pendidikan Nasional.
            Dengan diselenggarakannya Prakerin di Dunia Usaha / Dunia Industri, diharapkan mampu  meningkatkan keahlian dan profesionalisme siswa sesuai dengan tuntutan dan kebutuhan Dunia Usaha / Dunia Industri. Selain itu, siswa juga diharapkan akan memiliki etos kerja yang tinggi, yang meliputi kemampuan, kedisiplinan, motivasi, inisiatif, dan kreatifitas dalam bekerja, sehingga akan menghasilkan produk yang berkualitas.
Dalam penyusunan Laporan Prakerin ini banyak pihak yang telah memberikan dukungan dan bantuan kepada penulis. Oleh karena itu, penulis mengucapkan banyak terima kasih kepada :
1.      Bapak H.Sigit Hartono, S.Pd selaku Kepala SMK Nusantara 1 Comal
2.      Bapak Rujito, S.Pd selaku Kepala Program Keahlian Teknik Kendaraan Ringan
3.      Bapak Feri Kurniawan,S.Pd selaku pembimbing laporan prakerin SMK Nusantara 1 Comal
4.      Bapak Syaeful Akrom, ST.selaku Pembimbing Industri
5.      Rekan – rekan tingkat XI TKRU2 SMK Nusantara 1 Comal
Semua pihak yang secara langsung maupun tidak langsung telah membantu penulis dalam pembuatan dan penyusunan Laporan Prakerin.

Penulis menyadari bahwa pembuatan dan penyusunan Laporan Prakerin ini masih terdapat kekurangan-kekurangan dan belum sempurna, oleh karena itu segala kritik dan saran penulis harapkan demi kesempurnaan Laporan Prakerin ini.
            Akhir kata, besar harapan penulis agar Laporan Prakerin ini dapat memberikan manfaat kepada penulis serta bagi para pembaca sekalian.

Comal, ……………..2018.

                                                                                                           
                                                                                   
                                                                                     













DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL....................................................................................... i
HALAMAN PENGESAHAN........................................................................ ii
KATA PENGANTAR..................................................................................... iii
DAFTAR ISI ..................................................................................................  v
DAFTAR GAMBAR....................................................................................... vi
BAB I      PENDAHULUAN                                                                                                    
1.1.   LATAR BELAKANG............................................................. 7
1.2.   TUJUAN .................................................................................  8
1.3.   FUNGSI  PRODUK / JASA ..................................................  8
BAB II    LANDASAN TEORI .....................................................................  9
BAB III   PROSES KERJA
3.1.   SEJARAH INDUSTRI ...........................................................  20
3.2.   DAFTAR FASILITAS INDUSTRI .......................................  21
3.3.   PROSES KERJA ....................................................................  21
3.3.1    JENIS PEKERJAAN  ....................................................  21
3.3.2    GAMBAR KERJA ........................................................  21
3.3.3    PERALATAN YANG DIGUNAKAN......................... 22
3.3.4    BAHAN.......................................................................... 23
3.3.5    LANGKAH KERJA....................................................... 23
3.3.6    HASIL KERJA............................................................... 25
3.3.7    KESELAMATAN KERJA............................................. 26
BAB IV  PENUTUP
4.1.   KESIMPULAN........................................................................ 27
4.2.   SARAN ...................................................................................  28
DAFTAR PUSTAKA ……………………………………….......... 29


BAB I
PENDAHULUAN
1.1  LATAR BELAKANG
            Ada hal yang menjengkelkan saat mau menghidupkan mobil yaitu starter mobil yang mogok tidak bisa dihidupkan. Jika pada motor kita electric starter pada motor mogok kita masih bisa menggunakan kick starter, tetapi jika menggunakan mobil pastinya akan bermasalah karena tidak ada namanya kick starter. Solusinya jika mobil tipe manual bisa didorong untuk menyalakan mesin, tetapi jika matic tidak bisa jika didorong.
Penyebab dari starter mobil tidak bisa biasanya ada pada aki yang lemah, kabel kelistrikan, relay ataupun pada dinamo mobil yang rusak. Nah disini saya akan membahas mengenai beberapa penyebab dinamo starter mobil yang rusak. Ada beberapa hal yang bisa menyebabkan dinamo mobil ini rusak. Pada kendaraan mobil dinamo starter merupakan komponen yang tidak kalah penting dan merupakan komponen vital bagi kendaraan. Ketika mesin mobil mulai dinyalakan, komponen yang satu ini berkerja sebagai penggerak untuk memutar roda gila dan menyalakan mesin.
Dinamo starter pada kendaraan berfungsi untuk memutar mesin pertama kalinya, dengan ditemukan nya stater maka anda tidak perlu lagi menghidupkan mesin mobil anda dengan mengengkol atau dengan mendorong nya.
Saat menyalakan mesin atau stater mobil, baiknya di barangi menginjak pedal kopling, hal ini di maksudkan agar mengingatkan kita  sebagai pengendara supaya tidak lupa memastikan bahwa sebelum stater mesin, gigi persneleng harus dalam keadaan netral.
Supaya mobil tidak langsung jalan atau mental pada saat stater dalam kondisi gigi persneleng atau transmisi sedang masuk. Sistem tadi di maksudkan untuk anda pengendara yang punya kebiasaan parkir kendaraan dalam kondisi gigi persneleng dimasukan. Untuk membantu pengereman, kebiasaan yang tidak perlu di lakukan, sebab telah ada hand rem.
1.2  TUJUAN
                 Tujuan dari penulisan laporan ini adalah sebagai berikut :
1.      Sebagai persyaratan untuk dapat mengikuti Ujian Laporan Prakerin.
2.      Sebagai bukti tertulis atas kegiatan Prakerin yang telah dilaksanakan oleh penulis di Dunia Usaha / Dunia Industri.
3.      Sebagai penerapan disiplin ilmu dan kompetensi keahlian yang telah diperoleh penulis pada Program Keahlian Teknik Sepeda Motor SMK Nusantara 1 Comal.
4.      Memberikan gambaran tentang  komonen – komponen pada CVT sepeda motor Beat.
                    















BAB II
LANDASAN TEORI
1.      DINAMO STARTER
Dinamo stater atau motor starter adalah merupakan salah satu komponen mesin kendaraan yang berfungsi untuk memutar mesin untuk pertama kali. Dinamo starter atau motor stater merubah energi listrik menjadi energi gerak untuk memutar crankshaft mesin atau poros mesin melalui fly wheel atau roda gila.
Prinsip kerja dinamo starter atau cara kerja dinamo starter untuk mobil bensin maupun mobil diesel adalah sama. Gambar di bawah adalah sistem stater mobil dengan dengan cara menginjak pedal kopling, hal ini di maksudkan untuk mengingatkan kita sebagai pengendara agar tidak lupa pastikan bahwa sebelum stater mesin, gigi persneleng harus netral. Agar mobil tidak langsung lari kalau saat stater kondisi gigi persneleng atau transmisi sedang masuk.Sistem diatas di maksudkan untuk kita yang punya kebiasaan parkir kendaraan dengan masukan gigi persneleng untuk membantu pengereman, kebiasaan yang tidak perlu di lakukan, kan sudah ada hand rem.
 












Skema Sistem Starter dengan Switch Kopling


Berikut cara kerja motor stater Mobil secara umum:

Sambil perhatikan gambar di atas, saat starter switch atau kunci kontak posisi start  arah aliran arus terlihat gambar di bawah.
Pull-in-coil akan menarik kontak untuk menghubungkan terminal “30” dengan terminal ” C ” jika arus listrik sampai ke ground.Artinya tidak ada jalur yang terputus antara Pull-in-coil sampai ke ground, tetapi jika arus listrik terputus mungkin disebabkan karbon brush habis ” karbon brush terletak sebelum dan sesudah armature”, pull-in-coil tidak akan bekerja dan motor stater tidak akan berkerja.
Tanda untuk mobil dengan relay stater, hanya akan terdengar kontak relay stater terhubung saat stater tetapi dinamo stater atau motor starter  tidak bekerja, ini kalau karbon brush habis. Saat karbon brush habis maka arus listrik tidak mengalir dari pull in coil menuju ground,lihat gambar di atas (karbon brush berada di armature dan field coil).
Pada kondisi normal setelah Pull-in-coil menarik kontak sekaligus plunger dan shift lever mendorong pinion untuk menghubungkan putaran motor stater dengan roda gila atau flywheel, secara elektrikal berikut arah aliran arus listriknya.
Setelah kontak selenoid atau terminal “30” dan terminal “C” terhubung, pull-in-coil tidak bekerja lagi karena tegangan atau voltase antara terminal “50” dengan terminal “C” hampir sama.

         Saat motor stater memutar roda gila, Hold-in-coil memegang peranan utama untuk menahan kontak untuk menghubungkan terminal “30” dan terminal “C” dan menahan gigi pinion yang memutar flywheel atau roda gila, sampai mesin hidup.
Pada sebuah motor atau mobil, kita pasti akan menggunakan tombol start untuk menghidupkan mesin. Dan tombol ini merupakan saklar untuk mengaktifkan motor starter, lantas apa itu motor starter dan apa fungsinya ?
Pengertian Motor starter adalah sebuah komponen aktuator elektronika yang berbentuk motor listrik untuk dijadikan sebagai stimulasi putaran mesin saat RPM awal.
Fungsi utama Motor starter adalah untuk menghidupkan mesin, kita tahu sebuah mesin tidak bisa hidup dengan sendiri. Perlu stimulasi berupa RPM input dari engkolan atau secara elektrik menggunakan motor listrik.Sistem kerja motor ini sama seperti motor pada umumnya yang menggunakan hukum elektromagnetik. Dimana energi listrik akan diubah menjadi energi putar akibat perpotongaan gari gaya magnet.
Bagian-bagian motor starter
komponen didalam motor starter antara lain ;
1.      Armature Coil, armature coil adalah kumparan statis yang terletak dibagian frame motor mengitari commutator. Ada sekitar 3 sampai 4 kumparan armature didalam motor starter yang digunakan untuk membangkitkan kemagnetan secara kuat.
2.      Cummutator/rotor coil, sementara commutator merupakan kumparan dinamis yang terletak pada poros motor starter. fungsinya sama yakni untuk membangkitkan kemagnetan didalam rotor, sehingga saat kemagnetan itu bertemu akan terjadi pergerakan.
3.      Poros tengah. poros central motor starter menghubungikan commutator, pinion gear dan bagian depan motor starter yang memungkinkan semua itu berputar.
4.      Pinion Gear, pinion gear adalah roda gigi kecil yang terletak diujung poros motor stater. Roda gigi ini akan terpaut ke roda gigi flywheel saat motor starter diaktifkan sehingga putaran motor sanggup memutar poros engkol mesin.
5.      Brush asyembly, ini merupakan rangkaian sikat dibagian depan motor stater. sebenarnya ada dua sikat yang diperlukan yakni sikat positif dan sikat negatif. namun karena poros ini besar dan memerlukan daya yang besar pula maka brush diletakan secara double. fungsinya untuk menghantarkan arus listrik ke commutator yang bersifat dinamis.
Ketika arus sampai ke terminal starter, maka armature dan rotor coil akan muncul gaya kemagnetan. Gaya kemagnetan pada kedua komponen ini cukup besar karena jumlah lilitan kedua kumparan ini juga banyak, sehingga putaran yang dihasilkan memiliki daya cukup besar.
Putaran tersebut disalurkan kearah pinion gear. Sebelum putaran ini ditautkan ke flywheel mesin biasanya akan melewati konverter agar daya yang dihasilkan juga lebih besar. Umumnya ada tiga tipe yakni
a.       Tipe Planetary
b.      Tipe Reduksi
c.       Tipe

            Untuk tipe planetary dan reduksi kurang lebih sama yakni mengurangi RPM motor untuk menghasilkan moment yang lebih besar. Hal ini ditujukan untuk mesin diesel yang juga memiliki tekanan kompresi tinggi, sehingga putaran starter juga harus lebih kuat.
Pada kendaraan mobil dinamo starter merupakan komponen yang tidak kalah penting dan merupakan komponen vital bagi kendaraan. Ketika mesin mobil mulai dinyalakan, komponen yang satu ini berkerja sebagai penggerak untuk memutar roda gila dan menyalakan mesin.
          Dinamo starter pada kendaraan berfungsi untuk memutar mesin pertama kalinya, dengan ditemukan nya stater maka anda tidak perlu lagi menghidupkan mesin mobil anda dengan mengengkol atau dengan mendorong nya.
           Saat menyalakan mesin atau stater mobil, baiknya di barangi menginjak pedal kopling, hal ini di maksudkan agar mengingatkan kita  sebagai pengendara supaya tidak lupa memastikan bahwa sebelum stater mesin, gigi persneleng harus dalam keadaan netral.
          Supaya mobil tidak langsung jalan atau mental pada saat stater dalam kondisi gigi persneleng atau transmisi sedang masuk.
          Sistem tadi di maksudkan untuk anda pengendara yang punya kebiasaan parkir kendaraan dalam kondisi gigi persneleng dimasukan. Untuk membantu pengereman, kebiasaan yang tidak perlu di lakukan, sebab telah ada hand rem.
Cara kerja stater secara umum:
            Pada saat starter switch atau kunci kontak dalam posisi start, arah aliran arus, pull-in-coil akan menarik kontak untuk menghubungkan terminal “30” dengan terminal “C”, jika arus listrik sampai ke ground.
             Tidak ada jalur yang terputus antara Pull-in-coil sampai ke ground, tapi jika arus listrik terputus mungkin disebabkan karbon brush habis ” karbon brush terletak sebelum dan sesudah armature”, pull-in-coil tidak akan bekerja dan motor stater tidak akan berkerja.
           Tanda untuk mobil dengan relay stater, hanya akan terdengar kontak relay stater terhubung saat stater tetapi dinamo stater atau motor starter  tidak bekerja, ini kalau karbon brush habis.
           Pada kondisi normal setelah Pull-in-coil menarik kontak sekaligus plunger dan shift lever mendorong pinion untuk menghubungkan putaran motor stater dengan roda gila atau flywheel, secara elektrikal berikut arah aliran arus listriknya.
Setelah kontak selenoid atau terminal “30” dan terminal “C” terhubung, pull-in-coil tidak bekerja lagi karena tegangan atau voltase antara terminal “50” dengan terminal “C” hampir sama.
Pada saat motor stater memutar roda gila, Hold-in-coil memegang peranan utama untuk menahan kontak untuk menghubungkan terminal “30” dan terminal “C” dan menahan gigi pinion yang memutar flywheel atau roda gila, sampai mesin hidup.
Komponen dynamo starterdanfungsinya
1.)    Pole Core: Sebagaipenopang field coil danmemperkuatmedan magnet yang ditimbulkandari field coil
2.)    Yoke: sebagaitempat pole core dan field coil yang diikatdengansekrup
3.)    Armature dan shaft berfungsiuntukmeneruskaan energy listikmenjadi energy mekanikataugerakdalambentukgerakputar





4.)    Brush Holder: Berfungsiuntukpengeremanpada armature brake jugaberfungsiuntukmengalirkanaruslistrik


5.)    Lever: Berfungsiuntukmendorong pinion gear kedepan agar bersinggungandengan fly wheel
                                                                             

6.)    Pinion Gear:  Berfungsiuntukmemutar fly wheel

7.)    Solenoid: Berfungsiuntukmenarik lever danjugamenyalurkanaruslistrik

8.)    End Frame: Berfungsipenutupbagianbelakang yoke
9.)    Over and End Frame: Berfungsiuntukmelindungi pinion gear danjugasebagaipenutupbagiandepan yoke






10.)                        Bolt: Berfungsiuntukmenyatukankomponen

11.)                        Overtunning clutch: Berfungsiuntukmeneruskangayaputardari shaft











BAB III
PROSES


3.1     SEJARAH INDUSTRI
                        Berikut adalah alat – alat yang ada di bengkel Dedi jaya Motor
No
Nama alat – alat
Jumlah
1.
Kompresor

2.
Kunci shock

3.
Kunci pas

4.
Kunci T

5.
Kunci Ring

6.
Kunci Ketrok

7.
Obeng +

8.
Obeng -

9.
Obeng Seting

10.
Nampan

11.
Bor

12.
Gerinda

13.
Tang kombinasi

14.
Tang external

15.
Tang internal

16.
Palu

17.
Kunci inggris

18.
Betel

19.
Kunci kelp

20.
Filler gauge

21.
Multi tester

22.
Kunci busi 2 tak a tak

23.
Kunci T kombinasi

24.
Onderdil dan suku cadang motor

25.
Soulder


3.2 DAFTAR FASILITAS INDUSTRI
Beberapa fasilitas yang ada di bengkel Dedi Motor Jaya
a.       Luas bengkel P = 8 meter  L = 8 meter
b.      Lengkap alat – alat bengkel dan kunci shock
c.       1 motor
d.      1 buah dispenser dan gelas
e.       1 buah TV dan radio
3.3 PROSES KERJA
   3.3.1  jenis pekerjaan
a.  mengecek dan memperbaiki dinamo starter
  3.3.2 Gambar Langkah
a. dinamo starter yang rusak
b.    tampak bagian dalam  

  3.3.3 Peralatan Yang digunakan
a.       Kunci T No. 8
b.      Obeng  + dan –
c.       Kunci ring No. 20-22
d.      Baut no 10
e.       Kunci Shock 19
f.       Penahan / Pedock
g.      Kunci kacamata No 39
h.      Lap bersih
  3.3.4 bahan
a.       Dinamo starter

  3.3.5 LANGKAH KERJA
Perawatan berkala dynamo starter
1.)    Pastikan terlebih dahulu aki dalam kondisi baik. Cara yang paling pas dan efektif dengan memakai  alat pengukur alias volt meter. Kondisiaki yang baik ada di angka 12-13.7 volt (dalam kondisi mesin mati).  Angka 12 Volt merupakan angka paling kritis. Apabila angka berada di bawah itu maka besar kemungkinan aki bermasalah. Jika voltmeter  menunjukan range angka normal, biang keladi masalah ada di unit dinamo starter.
2.)    Setelah dilepas dari kendaraan, unit dinamo starter kemudian dibongkar untuk memastikan kondisi perangkat yang ada di dalamnya
3.)    Setelah dibongkar maka akan terlihat kondisi bagian peranti dalam dinamo starter tersebut, cuci dan bersihkan dengan bensin terutama pada motor armature dan bagian mekanikalnya.
4.)    Kondisi kumparan pada Yoke menjadi perhatian pertamanya. Jika pembungkus kumparan pada unit tersebut  meleleh, maka harus segera diganti.
5.)    Kondisi pada motor armature jadi focus perhatian selanjutnya. Tak jarang permasalahan muncul dari kondisi pelumasan pada as motor armature yang telah kering. Makalumasi unit mekanikal dari mulai as hingga gir-gir penggerak dinamo starter tersebut.
6.)    Selenoidja dibagian yang diamati berikutnya. Kebersihan solenoid harus dijaga, namun tak jarang tembaga yang berada dalam kumparan nya mengalami keausan. Jika hal ini terjadi, unit solenoid wajib  diganti utuh dengan yang baru. Hal ini dikarenakan tembaga yang beradadalam unit initelah tipis dan tidak bisa diganti.
7.)    Rakit kembali unit dynamo dan pastikan sekat kabel dynamo dalam kondisi baik. Apabila kondisi sebaliknya usahakan sekat tersebut tetap rapat sehingga tidak kemasukan air. Proses pengedapan pada sekat ini dapat dilakukan dengan menggunakan selotip atau pun sealer.
8.)    Pasang tutup (cover) dinamo starter dan pasang kembali pada unit kendaraan.
Cara perbaikan dynamo starter
1.      Periksa fisik dinamo starter apakah terjadi kerusakan pada bodynya semisal karat, kerak atau yang lainnya. Bersihkan dengan menyikat sehingga terlihat bersih. 
2.       Anda memeriksa semua koneksi kabel ke dan dari dinamo starter terhubung dengan baik, lihatlah pada sambungan kabel apakah putus, solder timah yang lepas, korosi dan lainnya.
3.      Dinamo starter atau generator mempunyai komponen berupa kumparan kabel tembaga di dalamnya untuk starting mesin, kumparan kabel pada umumnya dirangkai seri ataupun paralel.  Periksa apakah kumparan terjadi korsleting ataukah kawat internal yang rusak atau terbakar sehingga tidak terjadi arus listrik.
4.      Jika sepeda motor Anda diproduksi di bawah tahun 2000-an maka cek pengaturan tegangan di regulator karena pada masa itu belum ada elektronik solid state. Periksa apakah ada bagian using atau gosong
Alat yang di pergunakanuntukmemperbaiki dynamo starter
1.)    Kunci pas/ring 1 set
2.)   
3.)    Kunci L 1 set
4.)   
5.)    Obeng plus (+)


           



BAB IV
PENUTUP
Setelah saya mengamati kembali apa-apa yang sudah saya tulis dalam laporan, maka dapat di ambil kesimpulan sebagai berikut :

1.     Prakerin sangat berguna bagi siawa untuk menambah pandangan wawasan, pengetahuan dan pengalaman kerja serta keterampilan yang nyata dalam dunia usaha.
2.      Dengan program PRAKERIN siswa dapat terjun langsung kedunia kerja.
3.     Dengan PRAKERIN diharaukan cara berpikir siswa dapat lebih luas menganai kegiatan atau pekerjaan  dalam bidan otomotif serta dapat bersikap lebih dewasa dan mandiri.
4.     Dengan program PRAKERIN  di harapkan siswa dapat menembangkan
pengetahuan yang di peroleh dari dunia usaha dan selanjutnya di terapkan
dalam kehidupan dan dapat menjadi bekal dalam menghadapi era globalisasi yang menuntut setiap dunia usaha memiliki SDM yang tinggi yang mampu bersaing dengan asing dan negara lain.
5.     Program pelaksanaan  Praktek Kerja Industry sangat tepat bagi siswa SMK untuk menambah pengalaman dan keterampilan kerja dibidang Teknik Mekanik Otomotif khususnya.
6.    Dengan diadakannya PSG peserta dapat memperoleh pengukuran kerja dilapangan dan memperoleh pengetahuan khususnya dalam bidang praktek.

B.     Saran
Untuk mendukung terlaksananya program praktek kerja industry (prakerin ) yang akan dating maka dengan ini penulis memberikan saran yang sekiranya dapat di pertimbangkan.
1.      Saran untuk sekolah
Dalam hal ini penulis menyarankan kepada guru mata diklat otomotif , agar ilmu –ilmu keteknikan yang akan di ajarkan harus di imbangidengan praktek dan peralatan yang mendukung sehigga pada saat pelaksanaan praktek siswa tidak merasa canggung lag iatau bersikap pasif dalam melakukan pekerjaan-pekerjaan di dunia usaha/industry.
2.      Saran untuk perusahaan
Untuk lebih memper dalam pengalaman siswa, hendaknya perusaan memberikan pekerjaan yang sekiranya dapat dilakukan oleh siswa, hal ini dilakukan dengan pengawasan dari pada pembimbing untuk menghindari terjadinya kesalahan dalambekerja dan untuk menghindari kecelakaan kerja.
3.      Pada saat bekerja gunakanlah alat-alat dengan baik
4.      Patuhilah tata tertib yang telah dibuat oleh suatu bengkel atau tempat kerja
5.      Bertanggung jawablah sepenuhnya pada pekerjaan yang dilakukan hingga pekerjaan selesai.

           









DAFTAR PUSTAKA






LEMBAR KONSULTASI
NAMA SISWA                      :  
KELAS                                   :  
NIS                                         :
PROGRAM KEAHLIAN     : Teknik Kendaraan Ringan (TKR)
NO
HARI/TANGGAL
URAIAN
TD. TANGAN PEMBIMBING













































Comal,                2018
Pembimbing  Laporan


Feri Kurniawan, S.Pd

No comments:

Post a Comment